Senin, 27 Maret 2017

Menjaga Keutuhan Negara Indonesia

Menjaga Keutuhan Negara Indonesia


A. Negara Kesatuan Republik Indonesia


Dari segi geografis, wilayah NKRI terletak pada persilangan antara dua samudera dan dua benua, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, serta Benua Asia dan Benua Australia. Wilayah negara kita terkenal dengan sebutan Nusantara. Istilah nusantara berasal dari kata “nusa” artinya pulau, dan “antara” artinya berada di antara. Nusantara berarti gugusan kepulauan yang terletak di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, serta Benua Asia dan Benua Australia. Nusantara dapat berarti gugusan kepulauan yang dihubungkan oleh wilayah laut. Untuk lebih memantapkan pemahamanmu tentang wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kamu dapat mengamati peta berikut!

Peta Batas NKRI (Sumberr BNPP)

Dari peta tersebut kamu dapat mengetahui wilayah NKRI berbatasan dengan beberapa negara tetangga. Di sebelah utara negara kita berbatasan dengan negara Malaysia, Brunai Darussalam, dan Filipina. Di sebelah timur negara kita berbatasan dengan negara Papua Nugini. Di sebelah selatan berbatasan dengan negara Timor Leste dan Australia.
Wilayah NKRI beriklim tropis dengan dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Kedua musim tersebut turun bergantian pada waktu tertentu. Apakah kamu dapat menjelaskan, pada bulan apa terjadi musim kemarau dan musim hujan dalam satu tahun? Indonesia terkenal di seluruh dunia karena memiliki lahan subur dengan aneka tanaman yang tumbuh dengan baik.
Di wilayah daratan ada rangkaian pegunungan berapi dan patahan di bawah laut sehingga rawan terjadi gempa dan letusan gunung berapi yang mengakibatkan bencana alam. Namun demikian, wilayah Indonesia kaya akan bahan tambang yang berupa bebatuan dan mineral.
Di wilayah daratan ada rangkaian pegunungan berapi dan patahan di bawah laut sehingga rawan terjadi gempa dan letusan gunung berapi yang mengakibatkan bencana alam. Namun demikian, wilayah Indonesia kaya akan bahan tambang yang berupa bebatuan dan mineral.
Wilayah laut Indonesia sangat luas dengan berbagai kekayaan alam di dalamnya. Nenek moyang bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa bahari. Artinya bangsa yang mencintai laut dan menempatkan laut sebagai urat nadi kehidupannya. Di samping wilayah darat dan laut, wilayah udara juga sangat penting bagi negara kita. Apalagi pada era teknologi informasi sekarang ini. Wilayah udara atau ruang angkasa merupakan jalur lalu lintas pesawat udara. Selain itu juga sebagai tempat orbit satelit komunikasi kita. Tahukah kamu apa nama satelit komunikasi Indonesia? Apa manfaat satelit komunikasi tersebut bagi kita?
Di wilayah daratan ada rangkaian pegunungan berapi dan patahan di bawah laut sehingga rawan terjadi gempa dan letusan gunung berapi yang mengakibatkan bencana alam. Namun demikian, wilayah Indonesia kaya akan bahan tambang yang berupa bebatuan dan mineral.
Bagaimana kita memandang hubungan antara wilayah darat, wilayah laut dan wilayah udara Indonesia? Kita memandang wilayah negara Indonesia sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Gangguan atau ancaman terhadap sebagian wilayah negara berarti gangguan atau ancaman terhadap seluruh bangsa Indonesia. Kamu harus rela berkorban untuk membela keutuhan wilayah dan bangsa Indonesia. Hal itu adalah wujud rasa cinta tanah air dan bangsa Indonesia. Sikap rela berkorban tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan bangsa Indonesia untuk mewujudkan keutuhan wilayah NKRI.


Perjuangan bangsa Indonesia untuk menempatkan kesatuan wilayah laut dengan daratan telah ditempuh dalam kurun waktu yang panjang. Melalui Deklarasi Juanda tanggal 12 Desember 1957, pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa laut yang berada di antara pulau-pulau Indonesia bukanlah laut bebas milik semua bangsa, melainkan menjadi satu kesatuan wilayah Indonesia. Deklarasi pemerintah Indonesia ini pada awalnya ditentang oleh sebagian negara besar. Akan tetapi pada tahun 1982, Pemerintah berhasil menyatuan wilayah darat, laut, dan udara sebagai satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


1. Pembagian Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

  • Waktu Indonesia bagian barat (WIB), meliputi Pulau Jwa, Pulau Sumatera, Pulau Madura, dan Wilayah Kalimantan Barat.
  • Waktu Indonesia bagian tengah (WITA), meliputi Pulau Bali, wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, wilayah NTB, NTT
  • Waktu Indonesia bagian timur (WIT) meliputi wilayah Maluku dan Papua.
Gambar Pembagian Wilayah NKRI (Sumber : http://ilmupengetahuanumum.com/pembagian-waktu-di-indonesia/)
Wilayah daratan dan lautan harus dijaga karena merupakan salah satu kekayaan negara. menerapkan Hukum Laut Internasional yang berlaku di seluruh dunia untuk mengatur wilayah lautan Indonesia. Wilayah laut di Indonesia dibagi atas batas-batas wilayah sebagai berikut:
  • Batas Zona Ekonomi Ekslusif : Zona Ekonomi Eksklusif disingkat ZEE adalah batas wilayah laut dilihat dari segi ekonomi. Batas ZEE Indonesia sejauh 200 mil diukur dari garis pantai ke arah laut bebas. Batas ini ditetapkan sejak tanggal 21 Maret 1980.
  • Batas Laut Teritorial : Batas laut teritorial adalah batas wilayah laut sejauh 12 mil diukur dari garis pantai paling luar Indonesia. Jika berbatasan dengan negara tetangga batas laut teritorial ditetapkan menurut perjanjian dengan negara yang bersangkutan.
  • Batas Landas Kontinen: Batas landas kontinen adalah wilayah dasar laut yang didalamnya tidak lebih dari 200 meter dan jauhnya tidak lebih dari 200 mil. Batas ini ditetapkan tanggal 17 Februari 1969 yang dikukuhkan dengan UU No. 01 tahun 1973 tentang landas kontinen Indonesia.
Batas-Batas :

  • Sebelah timur : Papua Nugini dan Samudera Pasifik.
  • Sebelah selatan : Samudera Hindia dan Negara Australia.
  • Sebelah barat : Samudera Hindia.
  • Sebelah utara : Malaysia, Filipina, Singapura.

B. Pentingnya Mejaga Keutuhan Wilayah NKRI

Wilayah NKRI yang luas dan subur merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan kepada Bangsa Indonesia. Semua rakyat Indonesia wajib memelihara dan mempertahankan keutuhannya. Keutuhan NKRI penting pertahankan bersama untuk kemakmuran dan kebahagiaan bangsa Indonesia.
      Keutuhan adalah keadaan yang tidak terpecah-belah dan bercerai-berai, tetap seperti semula. Dapatkah kamu menjelaskan mengapa keutuhan NKRI penting untuk kita wujudkan? Para pejuang dan pendiri negara kita sudah bertekad bahwa bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan pilihan terakhir. Karena itu, tidak boleh sedikit pun wilayah Indonesia terpisah dari NKRI. Tahukah kamu, mengapa keutuhan NKRI sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kamu perlu mencermati uraian berikut.

1. Wilayah NKRI Sebagai Tempat bagi Kelangsungan Hidup Bangsa Indonesia
Kamu tentu tahu bahwa semua makhluk hidup membutuhkan ruang atau wilayah untuk membina kelangsungan hidupnya. Manusia sebagai makhluk hidup memerlukan ruang atau wilayah sebagai tempat tinggal dan kegiatan untuk membina kelangsungan hidup. Kamu pasti memiliki wilayah sebagai tempat tinggal dan kegiatan untuk membina kelangsungan hidup bersama keluarga. Kamu juga pasti tahu bahwa negaramu, NKRI memiliki wilayah yang terbentang luas dari Sabang sampai Merauke. Wilayah tanah air Indonesia dihuni oleh penduduk Indonesia.
Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Gabungan dari suku-suku bangsa yang Indonesia menjadi satu itulah bangsa Indonesia. Walaupun kita terdiri dari suku-suku yang berbeda, tetapi kita merasa satu sebagai bangsa Indonesia. Oleh karena itu, agar kita bisa bergaul dengan teman-teman yang berlainan suku dan bahasa, kita menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional Indonesia. Kita juga merasa satu, karena bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa Indonesia.
Letak geografis Indonesia yang sangat strategis. Wilayahnya sangat luas, tanahnya amat subur dan kaya dengan sumber alam. Penduduknya yang sangat ramah, dan keadaan alam yang indah, menjadikan kita bangga sebagai bangsa Indonesia. Perasaan bangga ini harus diwujudkan dalam bentuk karya nyata dan partisipasi dalam pembangunan nasional. Sekalipun bangsa Indonesia beraneka ragam, namun diikat oleh kesamaan latar belakang sejarah, perjuangan dalam mencapai kemerdekaan, dan hasrat untuk bersatu. Maka kita harus tetap menjadikan bangsa Indonesia bersatu padu dalam melaksanakan pembangunan nasional.

2. NKRI Menjamin Keberhasilan Pembangunan Nasional


Tahukah kamu apa tujuan negara yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945? Silahkan kamu periksa Pembukaan UUD 1945, dan cari hubungannya dengan lagu di atas! Tujuan negara tersebut akan terwujud apabila bangsa Indonesia berjanji setia melaksanakan pembangunan. Setiap warga negara Indonesia siap mengabdi dan bekerja dengan semangat satria.
Melalui pembangunan nasional kita menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bangsa Indonesia adalah keluarga besar yang bersatu dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan Pembangunan, diharapkan semua rakyat Indonesia semakin maju. Tidak ada lagi daerah miskin dan terbelakang di negara lain.
       Dalam melaksanakan pembangunan, rakyat Indonesia harus bersatu dan bekerjasama. Jika rakyat Indonesia bersatu dan memupuk kerjasama dalam membangun negara, maka pembangunan akan berhasil dengan baik. Tetapi sebaliknya, jika rakyat Indonesia mementingkan diri sendiri dan saling bertentangan, maka pembangunan dalam negara kita tidak akan berjalan lancar. Agar pembangunan berjalan lancar dan berhasil, maka pembagian wewenang antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diatur dengan Undang-Undang. Dalam Undang-Undang ditentukan bahwa kewenangan daerah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan. Kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama, serta perencanaan dan pengendalian pembangunan nasional. Dengan cara demikian, maka setiap daerah diharapkan mampu menjalankan tugas dan wewenang masing-masing dalam pembangunan nasional dalam ikatan dan wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar